1. Dalam filsafat Pancasila terdapata 3 tingkatan nilai,
sebutkan dan jelaskan ketiga nilai-nilai tersebut! Jelaskan hubungan
nilai-nilai tersebut apabila dipandang dari sudut pandang pancasila sebagai
filsafat negara dan berikan contohnya
Jawaban :
Tingkatan Nilai Filsafat Pancasila :
1. Nilai Dasar
Nilai yang mendasari nilai instrumental.
Nilai dasar yaitu asas-asas yang kita terima sebagai dalil yang bersifat
sedikit banyak mutlak. Kita menerima nilai dasar itu sebagai sesuatu yang benar
atau tidak perlu dipertanyakan lagi. Nilai-Nilai dasar sandiri dalam Pancasila
adalah Nilai-nilai dari sila-sila Pancasila. Nilai dasar itu mendasari semua
aktivitas kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Nilai dasar
bersifat fundamental dan tetap.
2. Nilai InstrumentalNilai sebagai pelaksanaan umum dari nilai dasar. Umumnya terbentuk norma sosial dan norma hukum yang selanjutnya akan terkristalisasi dalam peraturan dan mekanisme lembaga-lembaga negara.
3. Nilai PraksisNilai yang sesungguhnya kita laksanakan dalam kenyataan. Nilai Praksis sesungguhnya menjadi batu ujian, apakah nilai dasar dan nilai instrumental itu benar-benar hidup dalam masyarakat Indonesia
Jika dari sudut pandang pancasila sebagai filsafat negara segala bentuk apapun yang dilakukan di Indonesia harus berdasarkan Pancasila, tetapi sesuai point nomor 3 yaitu Nilai Praktis, kita juga harus menelaah kembali apakah Pancasila itu sudah sesuai dengan kebiasaan kita, dan apakah itu sudah benar. Tetapi menurut saya, apapun kegiatan yang dilakukan dengan dasar pancasila itu sudah benar, karena Pancasila sendiri terbentuk berdasarkan kebiasaan atau adat-istiadat masyrakat Indonesia sejak dulu. Sebagai contohnya adalah Musyawarah/Rapat, Musyawarah diambil dari Nilai Dasar Pancasila, yaitu sila keempat "Kerakyatan yang dipimpin oleh khidmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan", lalu untuk Nilai Instrumentalnya adalah karena Musyawarah terbentuk sesuai dengan norma sosial, karena kita tahu sendiri bahwa Indonesia itu Negara Demokrasi, makanya bermusyawarah adalah salah satu cara untuk melakukan demokrasi, dan untuk Nilai praktisnya adalah, karena musyawarah ini benar-benar hidup di dalam masyarakat Indonesia, baik dari mulai tingkat keluarga sampai ke pemerintahan, makanya tidak aneh apabila sering terjadi unjuk rasa, karena itu sudah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia untuk melakukan demokrasi.
2. Hal positif dan negatif apa yang dapat anda lihat dari perkembangan IPTEK saat ini di Indonesia? Menurut anda bagaimana relasi nilai-nilai Pancasila dengan perkembangan IPTEK di Indonesia? Jelaskan dan berikan contohnya!
Jawaban:
Hal Positif yang saya lihat dari perkembangan IPTEK di Indonesia salah satunya adalah dalam dunia pekerjaan, dimana perkembangan IPTEK sangat membantu hampir semua pekerjaan, jika saja internet di Indonesia tidak ada atau mungkin tidak secepat sekarang, itu bisa saja menghambat suatu pekerjaan, misalnya kita perlu presentasi pekerjaan, tetapi untuk prototype yang sama sekali tidak ada di Indonesia dan cukup rumit untuk membuatnya karena mungkin keterbatasan biaya juga untuk mendapatkan aplikasi pembuat desainnya, tetapi dengan adanya kemajuan IPTEK khusunya di bidang Internet, kita bisa saja meminjam produk orang lain diluar negeri sana yang sudah membuatnya terlebih dahulu sebagai prototype, lalu dengan adanya Internet juga kita tidak perlu terbang keluar negeri untuk bertemu si pemilik desain tersebut, tetapi bisa dengan cara melalui E-mail atau mungkin lebih praktis menggunakan media sosial. Tetapi untuk hal negatifnya sendiri juga ada, karena hal tersebut bisa saja mengurangi lapangan kerja bagi penduduk Indonesia sendiri, karena kemudahan akses internet bisa saja warga negara asing mendapatkan pekerjaan di Indonesia walaupun itu tidak perlu datang ke Indonesia, karena mereka bisa saja cukup berdiskusi lewat media sosial dengan perusahaan tersebut.
Perkembangan IPTEK memang sangat dibutuhkan, tetapi harus sejalan dengan nilai-nilai pancasila karena nilai yang berkembang dalam kehidupan bangsa Indonesia ini seiring dengan kemajuan IPTEK menimbulkan perubahan dalam cara pandang manusia tentang kehidupan. Hal ini membutuhkan renungan dan refleksi yang mendalam agar bangsa Indonesia tidak terjerumus ke dalam penentuan keputusan nilai yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa.Lalu dampak negatif yang ditimbulkan kemajuan IPTEK terhadap lingkungan hidup berada dalam titik yang membahayakan eksistensi hidup manusia di masa yang akan datang. Oleh karena itu, diperlukan tuntunan moral bagi para ilmuwan dalam pengembangan IPTEK di Indonesia dan ditinjau kembali apakah itu memang sudah sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila, atau malah melenceng jauh. dan yang terakhir adalah karena perkembangan IPTEK yang didominasi negara-negara Barat dengan politik global ikut mengancam nilai-nilai khas dalam kehidupan bangsa Indonesia, seperti spiritualitas, gotong royong, solidaritas, musyawarah, dan cita rasa keadilan. Oleh karena itu, diperlukan orientasi yang jelas untuk menyaring dan menangkal pengaruh nilai-nilai global yang tidak sesuai dengan nilai-nilai kepribadian bangsa Indonesia.
3. Pancasila sebagai ideologi, selain menghadapi tantangan dari ideologi-ideologi besar di dunia juga menghadapi tantangan dari sikap dan perilaku kehidupan yang menyimpang dari norma-norma masyarakat umum. Jelaskan sikap dan perilaku menyimpang apa saja yang dapat dilihat fenomenanya dalam kehidupan masyarakat Indonesia saat ini? kemukakan pendapat anda dan bagaimana solusinya dan berikan contohnya!
Jawaban :
Salah satu sikap & perilaku
penyimpangan norma-norma masyarakat umum mungkin yaitu Hedonisema, karena kita
tau sendiri karena perkembangan zaman, khususnya di bidang media sosial, kita
sering mendapatkan orang-orang yang selalu saja pamer barang miliknya, memang
itu adalah hak dia untuk apa saja yang dia posting di sosial media, tetapi
dampaknya adalah bisa membuat orang lain iri dengan kekayaanya, lalu bisa
menimbulakan orang tersebut ingin hidup seperti orang yang memilik harta
berlebih itu, akibatnya saat orang tersebut tidak memiliki uang/benda yang
diinginkan agar terlihat hedon, bisa saja orang tersebut melakukan kejahatan
seperti pembegalan/perampokan atau sejenisnya, karena dia ingin terlihat hedon.
Lalu ada efek lain yang ditimbulkan, salah satunya adalah pemalsuan barang, karena
kita tahu barang-barang branded memiliki harga yang sangat mahal, maka banyak
oknum yang membuat barang palsu, padahal itu tidak sesuai dengan Undang-undang,
karena itu bisa melanggar hak cipta.
Mungkin untuk solusinya bisa dibilang ini cukup sulit karena salah satu cara untuk menghilangkan sikap hedonisme itu kembali ke dirinya sendiri, ia harus mulai belajar dengan hidup secukupnya dan tidak perlu mengumbar kekayaannya di media sosial
4. Fotografi berperan dalam perubahan sosial, karena memiliki pesan yang mendalam di setiap gambarnya. Mahasiswa diwajibkan membuat 1 hasil karya foto bertemakan "Nasionalisme dan Bela Negara"
Foto ini adalah tugu di monumen G30SPKI, foto ini menunjukan rasa Nasionalisme para jenderal pada masa itu demi mempertahankan NKRI, mereka rela mengorbankan nyawa mereka demi terciptanya negara yang damai
referensi :
https://satelitpost.com/redaksiana/iptek-dan-pancasila
http://lasyithaanindiya.blogspot.com/2009/05/pancasila-sebagai-filsafat-dan.html
