Selasa, 04 Februari 2020

UAS Pancasila - DKV 2

1. Dalam filsafat Pancasila terdapata 3 tingkatan nilai, sebutkan dan jelaskan ketiga nilai-nilai tersebut! Jelaskan hubungan nilai-nilai tersebut apabila dipandang dari sudut pandang pancasila sebagai filsafat negara dan berikan contohnya

Jawaban :
Tingkatan Nilai Filsafat Pancasila :
1. Nilai Dasar
Nilai yang mendasari nilai instrumental. Nilai dasar yaitu asas-asas yang kita terima sebagai dalil yang bersifat sedikit banyak mutlak. Kita menerima nilai dasar itu sebagai sesuatu yang benar atau tidak perlu dipertanyakan lagi. Nilai-Nilai dasar sandiri dalam Pancasila adalah Nilai-nilai dari sila-sila Pancasila. Nilai dasar itu mendasari semua aktivitas kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Nilai dasar bersifat fundamental dan tetap.

2. Nilai InstrumentalNilai sebagai pelaksanaan umum dari nilai dasar. Umumnya terbentuk norma sosial dan norma hukum yang selanjutnya akan terkristalisasi dalam peraturan dan mekanisme lembaga-lembaga negara.

3. Nilai PraksisNilai yang sesungguhnya kita laksanakan dalam kenyataan. Nilai Praksis sesungguhnya menjadi batu ujian, apakah nilai dasar dan nilai instrumental itu benar-benar hidup dalam masyarakat Indonesia

Jika dari sudut pandang pancasila sebagai filsafat negara segala bentuk apapun yang dilakukan di Indonesia harus berdasarkan Pancasila, tetapi sesuai point nomor 3 yaitu Nilai Praktis, kita juga harus menelaah kembali apakah Pancasila itu sudah sesuai dengan kebiasaan kita, dan apakah itu sudah benar. Tetapi menurut saya, apapun kegiatan yang dilakukan dengan dasar pancasila itu sudah benar, karena Pancasila sendiri terbentuk berdasarkan kebiasaan atau adat-istiadat masyrakat Indonesia sejak dulu. Sebagai contohnya adalah Musyawarah/Rapat, Musyawarah diambil dari Nilai Dasar Pancasila, yaitu sila keempat "Kerakyatan yang dipimpin oleh khidmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan", lalu untuk Nilai Instrumentalnya adalah karena Musyawarah terbentuk sesuai dengan norma sosial, karena kita tahu sendiri bahwa Indonesia itu Negara Demokrasi, makanya bermusyawarah adalah salah satu cara untuk melakukan demokrasi, dan untuk Nilai praktisnya adalah, karena musyawarah ini benar-benar hidup di dalam masyarakat Indonesia, baik dari mulai tingkat keluarga sampai ke pemerintahan, makanya tidak aneh apabila sering terjadi unjuk rasa, karena itu sudah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia untuk melakukan demokrasi.

2. Hal positif dan negatif apa yang dapat anda lihat dari perkembangan IPTEK saat ini di Indonesia? Menurut anda bagaimana relasi nilai-nilai Pancasila dengan perkembangan IPTEK di Indonesia? Jelaskan dan berikan contohnya!

Jawaban:

Hal Positif yang saya lihat dari perkembangan IPTEK di Indonesia salah satunya adalah dalam dunia pekerjaan, dimana perkembangan IPTEK sangat membantu hampir semua pekerjaan, jika saja internet di Indonesia tidak ada atau mungkin tidak secepat sekarang, itu bisa saja menghambat suatu pekerjaan, misalnya kita perlu presentasi pekerjaan, tetapi untuk prototype yang sama sekali tidak ada di Indonesia dan cukup rumit untuk membuatnya karena mungkin keterbatasan biaya juga untuk mendapatkan aplikasi pembuat desainnya, tetapi dengan adanya kemajuan IPTEK khusunya di bidang Internet, kita bisa saja meminjam produk orang lain diluar negeri sana yang sudah membuatnya terlebih dahulu sebagai prototype, lalu dengan adanya Internet juga kita tidak perlu terbang keluar negeri untuk bertemu si pemilik desain tersebut, tetapi bisa dengan cara melalui E-mail atau mungkin lebih praktis menggunakan media sosial. Tetapi untuk hal negatifnya sendiri juga ada, karena hal tersebut bisa saja mengurangi lapangan kerja bagi penduduk Indonesia sendiri, karena kemudahan akses internet bisa saja warga negara asing mendapatkan pekerjaan di Indonesia walaupun itu tidak perlu datang ke Indonesia, karena mereka bisa saja cukup berdiskusi lewat media sosial dengan perusahaan tersebut.

Perkembangan IPTEK memang sangat dibutuhkan, tetapi harus sejalan dengan nilai-nilai pancasila karena nilai yang berkembang dalam kehidupan bangsa Indonesia ini seiring dengan kemajuan IPTEK menimbulkan perubahan dalam cara pandang manusia tentang kehidupan. Hal ini membutuhkan renungan dan refleksi yang mendalam agar bangsa Indonesia tidak terjerumus ke dalam penentuan keputusan nilai yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa.Lalu dampak negatif yang ditimbulkan kemajuan IPTEK terhadap lingkungan hidup berada dalam titik yang membahayakan eksistensi hidup manusia di masa yang akan datang. Oleh karena itu, diperlukan tuntunan moral bagi para ilmuwan dalam pengembangan IPTEK di Indonesia dan ditinjau kembali apakah itu memang sudah sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila, atau malah melenceng jauh. dan yang terakhir adalah karena perkembangan IPTEK yang didominasi negara-negara Barat dengan politik global ikut mengancam nilai-nilai khas dalam kehidupan bangsa Indonesia, seperti spiritualitas, gotong royong, solidaritas, musyawarah, dan cita rasa keadilan. Oleh karena itu, diperlukan orientasi yang jelas untuk menyaring dan menangkal pengaruh nilai-nilai global yang tidak sesuai dengan nilai-nilai kepribadian bangsa Indonesia.

3. Pancasila sebagai ideologi, selain menghadapi tantangan dari ideologi-ideologi besar di dunia juga menghadapi tantangan dari sikap dan perilaku kehidupan yang menyimpang dari norma-norma masyarakat umum. Jelaskan sikap dan perilaku menyimpang apa saja yang dapat dilihat fenomenanya dalam kehidupan masyarakat Indonesia saat ini? kemukakan pendapat anda dan bagaimana solusinya dan berikan contohnya!

Jawaban :
Salah satu sikap & perilaku penyimpangan norma-norma masyarakat umum mungkin yaitu Hedonisema, karena kita tau sendiri karena perkembangan zaman, khususnya di bidang media sosial, kita sering mendapatkan orang-orang yang selalu saja pamer barang miliknya, memang itu adalah hak dia untuk apa saja yang dia posting di sosial media, tetapi dampaknya adalah bisa membuat orang lain iri dengan kekayaanya, lalu bisa menimbulakan orang tersebut ingin hidup seperti orang yang memilik harta berlebih itu, akibatnya saat orang tersebut tidak memiliki uang/benda yang diinginkan agar terlihat hedon, bisa saja orang tersebut melakukan kejahatan seperti pembegalan/perampokan atau sejenisnya, karena dia ingin terlihat hedon. Lalu ada efek lain yang ditimbulkan, salah satunya adalah pemalsuan barang, karena kita tahu barang-barang branded memiliki harga yang sangat mahal, maka banyak oknum yang membuat barang palsu, padahal itu tidak sesuai dengan Undang-undang, karena itu bisa melanggar hak cipta.

Mungkin untuk solusinya bisa dibilang ini cukup sulit karena salah satu cara untuk menghilangkan sikap hedonisme itu kembali ke dirinya sendiri, ia harus mulai belajar dengan hidup secukupnya dan tidak perlu mengumbar kekayaannya di media sosial

4. Fotografi berperan dalam perubahan sosial, karena memiliki pesan yang mendalam di setiap gambarnya. Mahasiswa diwajibkan membuat 1 hasil karya foto bertemakan "Nasionalisme dan Bela Negara"



Foto ini adalah tugu di monumen G30SPKI, foto ini menunjukan rasa Nasionalisme para jenderal pada masa itu demi mempertahankan NKRI, mereka rela mengorbankan nyawa mereka demi terciptanya negara yang damai


Selasa, 19 November 2019

UTS MATA KULIAH PANCASILA - DKV2

PANCASILA

1. Menurut anda seberapa penting kehadiran agama dalam kehidupan bermasyarakat? apakah kerukunan umat beragama dalam konteks Ketuhanan Yang Maha Esa akan berelasi erat dengan pencegahan konflik dan terwujudnya perdamaian? Berikan contohnya!

Jawaban : Menurut saya kehadiran agama dalam kehidupan bermasyarakat itu sangat penting, walaupun negara ini berlandaskan Pancasila dan UUD 1945, tapi dalam kehidupan bermasyarakat sangat perlu kehadiran agama agar penerapan Pancasila & UUD 1945 tidak membelot dari kepercayaan masyarakat itu sendiri, apalagi Pancasila itu sangat begitu kompleks jadi untuk penganut agama apapun dapat menerapkan Pancasila dan dibarengi dengan kepercayaan agamanya masing-masing. Lalu dalam konteks Ketuhanan Yang Maha Esa berelasi dengan pencegahan konflik dan terwujudnya perdamaian menurut saya disini hal yang paling wajib diterapkan adalah bentuk toleransi. Memang dalam sila pertama tidak dijelaskan siapa tuhan yang esa itu, tapi disisi lain sila pertama memberikan kebebasan untuk memeluk agama apapun, jadi intinya toleransi sangat perlu diterapkan agar terwujudnya perdamaian antar agama. Contohnya seperti di Jakarta ada masjid dan gereja yang bersebelahan, tetapi mereka tidak pernah konflik, tapi justru mereka saling membantu satu sama lain, seperti misalnya di masjid sedang ada acara islami kadang mereka membantu baik itu material ataupun non material, dan juga sebaliknya jika di gereja tersebut mengadakan acara keagamaan, orang yg ada di masjidpun tidak akan risih karena mereka sudah terbiasa menerapkan sikap toleransi dalam beragama, dan itulah sikap yang sangat perlu diterapkan agar tidak terjadi konflik dan terwujudnya perdamaian.

2. Menurut anda apa yang menjadi alasan mengapa orang-orang mempertahankan pancasila sebagai dasar negara dan alasan mengapa terdapat orang-orang menolak pancasila sebagai dasar negara? Kemukakan pendapat anda dan penilaian anda mengenai perbedaan pandangan tersebut dan bagaimana sikap anda dalam menghadapi perbedaan tersebut?

Jawaban : Orang-orang dapat mempertahankan pancasila sebagai dasar negara karena orang tersebut dapat memahami makna dan fungsi dari pancasila itu sendiri, apalagi kita tahu bahwa pancasila dibuat berdasarkan dari kehidupan yang sudah dilakukan sejak zaman nenek moyang kita, jadi bisa dibilang pancasila itu sendiri adalah budaya asli orang indonesia, tidak hanya dasar negara. Mungkin bagi orang-orang yang menolak pancasila sebagai dasar negara kurang memahami makna dan fungsi dari pancasila itu sendiri, dan mungkin saja orang itu lebih tertarik dengan budaya luar yang tidak sesuai dengan budaya kita, jadi menganggap pancasila sebagai halangan, itu juga bisa terjadi karena efek dari globalisasi yang menyebabakan orang tersebut lebih suka dengan budaya negara lain, dan bisa sampai melupakan bahwa Indonesia memiliki dasar negara yang berbeda dengan negara lain. Lalu pendapat saya sendiri mungkin lebih memihak kepada orang-orang yang mempertahankan pancasila sebagai dasar negara, karena saya sendiri merasa bahwan Pancasila memang sudah paling cocok dengan budaya Indonesia dan juga sesuai dengan kepercayaan agama saya. Lalu mungkin untuk orang-orang yang menolak pancasila sebagai dasar negara harus lebih mempelajari dan meresapi makna dari pancasila itu sendiri agar bisa mengetahui bahwa Pancasila itu sangat cocok bagi penduduk Indonesia dibandingan dengan paham dasar negara yang lain.

3. Sebagai generasi muda, bagaimana anda memahami dan menjalankan Pancasila sila ketiga yaitu Persatuan Indonesia dalam kehidupan anda! Serta metode apa yang efektif dalam memperkenalkan Pancasila di kalangan generasi muda!

Jawaban : Menurut saya sila ketiga itu adalah kerukunan dalam berkehidupan bermasyarakat, dan cara menjalankannya adalah dengan menerapkan sikap sikap toleransi dan saling menghargai antara satu sama lain, jika terjadi perbedaan pendapat maka sebaiknya kita menghargai pendapat orang lain tersebut, lalu jika dirasa pendapat itu menyimpang mungkin dapat dibicarakan dengan seksama untuk mencari jalan tengah. Lalu metode yang menurut saya efektif dalam memperkenalkan Pancasila di kalangan generasi muda mungkin jika diberikan secara materi seperti menjelaskan tentang pancasila mungkin lumayan sulit untuk dipahami, tapi mungkin jika memperkenalkan seperti lewat film / musik / drama bisa lebih mudah dipahami, apalagi dengan sebuah film yang luar biasa, tapi dalam film tersebut tidak harus full mengenai pancasila tapi dengan mencampurnya dengan genre film romantis karena kita tahu kalau di Indonesia akan lebih banyak peminatnya jika ditambahkan hal-hal yg romantis. Contohnya seperti film alm. Pak Habibie, mungkin tidak banyak orang yang menyadari bahwa film tersebut menceritakan tentang perkembangan dunia Penerbangan di Indonesia, tidak hanya mengisahkan cerita tentang alm. Pak Habibie.

4. Salah satu tujuan dari konstitusi adalah memberikan pembatasan & pengawasan terhadap kekuasaan politik serta jaminan hak dan kewajiban warga negara. Konstitusi negara kita adalah UUD 1948.
   a. Bagaimana poin-poin penting dalam konstitusi tersebut dilaksanakan di Indonesia? Jelaskan dan berikan contohnya!
   b. Berikan analisa kritis anda apakah negara kita dapat dikatakan sebagai negara konstitusional?

Jawaban : 
a. Poin-poin konstitusi dapat dilaksanakan di Indonesia jika memang dari pemerintahnya itu sendiri dapat melaksanakan fungsi konstitusional dengan baik, lalu kita sebagai masyarakat umum harus berani menentang apabila pemerintah tidak menjalankan konstitusi sebagaimana mestinya, karena konstitusi itu sendiri sangat berpengaruh dalam kehidupan berbangsa dan bernegara khusunya dalam bidang politik. Contohnya, dalam pelaksanaan pemilu harus berdasarkan kepada UUD 1945, jika ada yang melanggar maka kita sebagai warga negara Indonesia wajib menentangnya, agar konstitusi di Indonesia tetap berjalan dengan semestinya.

b. Negara kita dapat disebut sebagai negara konstitusional jika dari pemerintahnya sendiri menjalankan pemerintahan dengan baik sesuai dengan UUD 1945, karena jika pemerintah itu sendiri tidak menjalankan tugasnya sesuai dengan konstitusi yang berlaku, maka menandakan negara kita bukan negara konstitusional, karena salah satu dari fungsi konstitusi itu sendiri adalah pembatasan kekuasaan. Tapi disisi lain walaupun pemerintah yang menjalankan pemerintahan, tapi pemerintah tidak bisa seenaknya mengatur peraturan yang ada di Indonesia, karena dalam konstitusi pemerintah harus menghargai HAM seluruh masyarakatnya.

5. Mahasiswa diwajibkan membuat 1 hasil karya foto mengenai fenomena di kehidupan masyaraka bertemakan "Pancasila Sebagai Dasar Negara".

Jawaban :

Foto ini menunjukan kegiatan rapat/diskusi. Kegiatan rapat menunjukan penerapan Pancasila sila keempat "Kerakyatan yang dipimpin oleh khidmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan". Dan sikap ini sangat penting diterapkan dalam pemecahan masalah agar tidak timbul masalah yang lainnya.